header0
Knowledge Resources | Strategic Solutions
Suhardi Suryadi

Suhardi Suryadi

Suhardi Suryadi lahir di Surabaya 29 September 1961. Pernah mengenyam pendidikan di Sekolah Tinggi Wiraswata (1986). Ikut Program Development Management di AlM Manila (1994) dan Natural Resource Management di East West Centre Hawaii (1996). Sekarang bekerja sebagai Direktur Program Prisma Resource Centre. Sebelumnya sebagai Direktur LP3ES (2005-2010). Pernah aktif menulis artikel di Harian Kompas, Sindo dan Jakarta Post.

Website URL:

Pak Dul: Miskin Harta Kaya Jiwa

ABDUL Syukur alias PakDul sontak menjadi buah bibir banyak pihak sejakfoto dan profilnya diunggah Hilman Utomo di media sosial Facebook, ditulis dalam rubrik “Sosok”Harian Kompas17 Mei 2015, ditayangkan stasiun televisi TV One 27 Mei 2015, serta diangkat dan diulas Mochtar Pabottingi dalam artikel di Harian Kompas 4 Juni 2015.

Beras dan Ketahanan Pangan

PERUBAHAN iklim kini dan masa depan tampaknya menjadi ancaman serius bagi  tambahan pencapaian target produksi beras tahun ini sebanyak 2 ton dan 5 persen pertumbuhan produksi nasional. Kondisi demikian tentu sangat memengaruhi ketahanan pangan masyarakat yang selama ini bergantung pada beras.  Persepsi publik dan bahkan Presiden Jokowi sendiri bahwa ketahanan pangan identik dengan masalah beras membuat seluruh kebijakan dan sumberdaya pembangunan pertanian diarahkan pada pemenuhan komoditas beras, baik melalui impor maupun penerapan teknologi baru di bidang budidaya padi secara intensif.

Membangun Golkar Baru

KONFLIK di dalam tubuh Partai Golkar antara kubu Aburizal Bakrie (ARB) dan Agung Laksono (AL) tampaknya semakin membara dan nyaris tak bisa dipadamkan. Pasalnya, masing-masing pihak memiliki keyakinan sebagai pemegang kekuasaan yang sah atas Partai Golkar dan harga diri. Kubu AL sangat tergantung pada keputusan Menteri Hukum dan HAM yang telah mengakui mereka secara administratif. Sementara kubu ARB tengah menyandarkan harapan pada keputusan PTUN, untuk menggugat keabsahan putusan Menkumham yang mengakui kubu AL. 

Masalah Raskin

PROGRAM Raskin (beras untuk rumah tangga miskin) pada dasarnya sebuah kebijakan pemerintah yang positif dalam rangka membantu kebutuhan pangan warga miskin. Program itu dianggap konkret karena manfaatnya dirasakan langsung oleh mereka yang berhak menerima. Pemantauan yang dilakukan oleh Prisma Resource Centre (2012-2013) menunjukkan bahwa 76,2% warga miskin menyatakan terbantu dengan adanya progam tersebut, terutama dalam menyubsidi kebutuhan pangan (konsumsi) keseharian.

Subscribe to this RSS feed