header0
Knowledge Resources | Strategic Solutions

Mengapa Nilai Rupiah Terhadap Dollar (USD) Terus Menurun?

DALAM beberapa hari ini, Rupiah terus mengalami penurunan terhadap Dollar Amerika. Grafik “Evolusi Nilai Tukar dan Transaksi Berjalan Indonesia” menunjukkan bahwa penurunan telah terjadi sejak 2010. Seiring dengan penurunan itu, transaksi berjalan Indonesia juga menurun dan defisit sehingga dapat dikatakan merupakan salah satu penyebab pelemahan Rupiah tersebut.

 

Evolusi-Rupiah

 

Apa betul Transaksi Berjalan penyebab utama keterpurukan ? Grafik “Indonesia: Komposisi Transaksi Berjalan” menunjukkan bahwa selisih perdagangan Barang masih surplus, sedangkan Jasa dan Pendapatan sudah negatif terutama sejak 2004. Grafik ini menjelaskan bahwa defisit Pendapatan merupakan penyebab yang lebih utama dibandingkan ekspor-impor termasuk barang modal.

Komposisi-Transaksi-Berjalan

 

Transaksi Berjalan mencatat ekonomi internasional suatu negara sehingga jika Indonesia mengalami penurunan, siapa yang mengalami kenaikan? Grafik “Transaksi Berjalan (Pendapatan): Negara Maju dan Indonesia” menampilkan bahwa ada penurunan di Indonesia dan kenaikan Pendapatan di negara maju semenjak 2004.

Transaksi-Berjalan-Pendapatan

 

Grafik “Investasi Asing dan Transaksi Berjalan” lebih memperjelas lagi bahwa ada kenaikan investasi asing di Indonesia sejak 2010 dan pada saat yang sama Transaksi Pendapatan terutama Jepang dan Amerika meningkat secara signifikan sehingga dapat dikatakan bahwa pemerintah kurang memperhatikan efek investasi asing yang melonjak drastis. 

Investasi-Asing-dan-Transaksi-Berjalan

 

Write a comment...
awesome comments!
Fachru N Bakarudin

Menyelesaikan pendidikan S1 di Departemen Filsafat Universitas Indonesia dan Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti, S2 di Université Paris 10 Nanterre dan Ph.D di Maison des Sciences Economiques, Université Paris 1 Panthéon-Sorbonne dengan judul disertasi “Proses Pembangunan dan Industrialisasi di Indonesia dan Perbandingannya dengan Cina dan India Periode 1945-2013”. Meraih penghargaan sebagai best dissertation dari AFIDES (Association Franco-Indonésien pour les Dévéloppement des Sciences) tahun 2013.

Pernah bekerja sebagai ekonom untuk kawasan Asia di OECD Development Centre, Paris, Prancis. Makalah diterima dan Narasumber dalam berbagai konferensi dan seminar internasional seperti African Program for Rethinking Development Economics, 55Bandung55 Conference, International Initiatives for Promoting Political Economy, International Input-Output Associations Conference, Energy Economics International Conference dan Indonesian Conference on Economic Development.

Buku yang sudah dipublikasikan: Pendekatan Ekonomi Heterodox. Publikasi internasional yang sudah diterbitkan: “Changement Politique Economique Institutionnel en Indonésie Période 1945-2013” (Marché et Organisation). Beberapa karya ilmiah yang akan dipublikasikan: “Profit Rate Analysis in Indonesia, China and India,” “Growth Regime Analysis in Indonesia, China and India,” “Liberalization and Its Impact on Structural Changes in Indonesia, China and India,” “Connectivity Analysis in Indonesia, China and India,” “Industrialization and Energy Savings Behaviour,” dan “Industrialization and Emissions Increase in Indonesia, China and India.”