header0
Knowledge Resources | Strategic Solutions

Mental Pecundang Pengendali Parpol

KOMISI II DPR-RI berencana merevisi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota. Dalam Pasal 41 ayat 1 dan 2 UU tersebut termaktub klausul tentang syarat bagi setiap warga negara yang hendak maju di pertarungan pilkada sebagai calon perseorangan atau independen. Pencalonan kepala daerah bagi kandidat independen dipersyaratkan meraih dukungan–dalam bentuk pengumpulan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP)–paling sedikit 7,5 persen bagi daerah dengan populasi penduduk mencapai 6-12 juta jiwa, seperti Jakarta. Dua skenario revisi yang dicanangkan Komisi II DPR RI adalah syarat dukungan 10-15 persen dari jumlah penduduk atau 15-20 persen dari jumlah penduduk untuk setiap calon independen. Sontak, rencana revisi UU itu memancing tanggapan kritis di ruang publik. 

  • Written by

Unjuk Rasa dan Sistem Transportasi Umum Jakarta

SENIN kemarin, 14 Maret 2016, ratusan pengemudi taksi dan angkutan umum lainnya berunjuk rasa di tiga lokasi di DKI Jakarta: Balai Kota, Kemeninfo, dan Istana Negara. Akhirnya memang harus ada yang menggelar unjuk rasa soal angkutan umum online, sebab memang ada soal mendasar di baliknya. Justru karena itu kita hargai para sopir angkutan umum yang berunjuk rasa. Kita malah berterima kasih. Melalui unjuk rasa itu demokrasi berpeluang menghasilkan kebijakan yang semakin baik, karena berbagai argumen dari beragam pihak kini terungkap ke publik. 

Setelah JS Badudu Wafat

TOKOH besar perawat Bahasa Indonesia itu telah berpulang ke Rahmatullah di Bandung, Jawa Barat, Sabtu, 12 Maret 2016. Dialah Profesor Jusuf Sjarif Badudu, atau tersohor dengan nama JS Badudu. Lahir di Gorontalo, 19 Maret 1926, JS Badudu telah menulis 40 buku tentang Bahasa Indonesia, serta 70 jilid buku bidang pembelajaran Bahasa Indonesia. Tak pelak, beliau adalah pakar Bahasa Indonesia yang tekun tiada tara, dan jejak pengabdiannya abadi dalam pelukan waktu kini dan mendatang. Namun demikian, wafatnya JS Badudu juga memunculkan tanda tanya besar berkenaan dengan nasib dan masa depan Bahasa Indonesia: dapatkah bertahan dalam jangka panjang atau malah tergerus oleh banalitas manusia? 

  • Written by

Sentakan Jalur Independen

SEJAK era demokrasi liberal, persoalan besar masyarakat politik di Indonesia berkelindan dengan absennya tinjauan kritis terhadap model perburuan kekuasaan (pursuit for power). Atas nama demokrasi, masyarakat politik semena-mena memperlakukan kepentingan subjektif sebagai tujuan pokok proses perburuan kekuasaan. Partai politik pun dikelola sebagai wadah berkecamuknya transaksi kepentingan subjektif para elite politik. Perlahan namun pasti, terjadi peluruhan kapasitas parpol dalam proses objektivikasi masalah-masalah mendasar kehidupan bangsa—melalui agregasi dan artikulasi aspirasi publik. 

  • Written by

Masa Depan Industri Kreatif

SELAMA kurang lebih satu tahun terakhir, kontribusi industri kreatif di Indonesia terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional mencapai Rp 642 triliun. Itu berarti, peran industri kreatif terhadap total PDB mencapai 7,05 persen. Kontribusi terbesar berasal dari usaha kuliner (32,4%), mode (27,9%), dan kerajinan (14,88%). Selain berkontribusi terhadap PDB, industri kreatif nasional menempati posisi sektor terbesar keempat dalam hal penyerapan tenaga kerja, dengan kontribusi secara nasional sebesar 11,8 juta orang (10,7%). Rata-rata kontribusi terbesar penyerapan tenaga kerja berasal dari bisnis mode (32,3%), kuliner (31,5%), dan kerajinan (25,8%). 

  • Written by

Antropologi Gerhana Matahari Total

RABU, 9 Maret 2016. Gerhana matahari total (GMT) sontak bergeser menjadi fenomena antropologis dalam konteks publik Indonesia. Beberapa daerah di sekujur bentangan Nusantara, sempurna dilewati GMT. Publik mencakup ribuan manusia terkobar antusiasme dirinya untuk terlibat menatap dan sekaligus menyaksikan GMT. Sebagai peristiwa kosmik yang dapat diteropong dari bumi, GMT direspons masyarakat Indonesia dengan penyikapan penuh warna: dari pentas seni budaya dan riset eksperimental hingga ritual agama. 

  • Written by
Subscribe to this RSS feed

Galeri Editorial

ULASAN TERBARU

19-11-2017

Selanjutnya

INFO GRAFIK